Categories
Uncategorized

Pemupukan Dan Memilih Pupuk Untuk Jeruk

Pemupukan merupakan tahapan perawatan yang dibutuhkan oleh tanaman, gunanya untuk merangsang pertumbuhan dan memberikan kualitas buah yang memiliki nilai jual lebih

Pupuk untuk membesarkan buah jeruk yang terbaik adalah yang organik. Sebab, tanaman jeruk yang dipupuk secara organik terbukti bisa lebih segar, manis dan berbuah lebat.

Hal inilah yang dibuktikkan oleh salah satu Mitra kami di Jember, Bapak Nadikarto. Seorang petani jeruk yang akhirnya beralih menggunakkan produk pupuk organik GDM untuk meningkatkan hasil panen tanaman jeruknya.

memilih pupuk pembesar buah jeruk manis terbaik yang memiliki kriteria berikut:

  1. Pilih pupuk organik yang quick release dan slow release sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk quick release terbaik adalah Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah dan GDM Black BOS, sedangkan produk slow release terbaik adalah GDM SaMe Granule Bio Organic.
  2. Lakukan pemupukan secara berkala setiap minggu, 3 bulan dan 4 bulan, bergantung jenis pupuk dan sesuai kebuthan tanaman.

A. Pemupukan Setiap Minggu

Setiap saat, tanaman jeruk membutuhkan nutrisi. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk selalu melakukan pemupukan setiap minggunya. Berikut ini cara pemupukan jeruk setiap minggu:

  1. Larutkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah kedalam tangki semprot berisi air penuh.
  2. Aduk hingga larutan homogen.
  3. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman, utamanya pada bagian bawah daun.
  4. Aplikasikan hingga memenuhi dosis 8 liter/ha.
  5. Ulangi pengaplikasian setiap minggunya.

Manfaat pemupukan setiap minggu pada tanaman jeruk dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah, untuk menghasilkan hormone yang bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Hormon yang tersebut dihasilkan oleh kandungan bakteri premium Bacillus pumilus dari Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah

B. Pemupukan Setiap 3 Dan 4 Bulan

Pada waktu bulan ketiga maupun keempat, jeruk membutuhkan pupuk untuk jeruk dalam jumlah yang lebih banyak atau pemupukan tambahan ya.

Ini dikarenakan selama 3-4 bulan, tanah terus berperan untuk memberikan nutrisi pada tanaman, sehingga kandungan unsur hara dalam tanah dapat berkurang.

Oleh karena itulah, tanah membutuhkan pemupukan tambahan khusus untuk tanah. Sangat disarankan untuk mengaplikasikan kombinasi GDM SaMe Granule Bio Organic dan GDM Black BOS

Untuk meningkatkan unsur hara pada tanah sekaligus memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, sehingga tanah menjadi lebih subur dan gembur.

Berikan pupuk khusus tanah yang terbaik untuk tanaman jeruk dengan cara berikut ini:

  1. Taburkan secara merata 100 gram GDM SaMe Granule Bio Organic ke sekitar lubang tanam.
  2. Lakukan hingga memenuhi dosis 40 kg/ha.
  3. Ulangi pengaplikasian setiap 4 bulan
  4. Sirami tanah hingga basah dengan air yang bebas dari polusi.
  5. Larutkan 250 ml GDM Black BOS kedalam tangki semprot berisi air penuh.
  6. Aduk hingga larutan homogen.
  7. Semprotkan ke seluruh bagian tanah, utamanya pada sekitar perakaran.
  8. Aplikasikan hingga memenuhi dosis 5 liter/ha.
  9. Ulangi pengaplikasian setiap 4 bulan.

Pengaplikasian produk GDM Organik sebagai pupuk untuk jeruk ini adalah kunci keberhasilan mitra GDM Organik bisa meningkatkan hasil panen hingga lebih dari 33 %.

Sebab, pemberian pupuk GDM Organik terbukti bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi tanaman, baik unsur hara makro dan mikro, maupun mensuplai enzime pertumbuhan agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman dapat lebih optimal.

Jadi, kunci untuk mendapatkan keuntungan lebih besar adalah dengan mengganti pupuk kimia yang tidak ramah lingkungan dan tidak dapat memenuhi kebutuhan unsur hara makro dan mikro, dengan pupuk terbaik, yaitu GDM Organik.

Selain mengganti pupuk kimia ke pupuk GDM Organik, Anda juga sangat disarankan untuk memahami cara merawat jeruk.

Sumber:
– https://gdm.id/cara-menanam-jeruk/

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to BLOG MAHASISSWA UNIVERSITAS MEDAN AREA. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!